X-Steel - Wait

Senin, 31 Oktober 2016

al majiid

 assalamualaikum.wr.wb
Hasil gambar untuk al majiidAdapun nama Allah Al-Majid adalah yang Maha Mulia Dzat-Nya, Maha Indah perbuatan-Nya, Maha Berlimpah pemberian dan karunia-Nya.
Bukti Allah Maha Mulia Dzat-Nya adalah semua perbuatan Allah baik, tidak ada yang buruk. Nyamuk yang merupakan ciptaan Allah sekilas tampak hina, tapi dibalik itu ia membawa berkah bagi hamba-Nya. Dengan Allah ciptakan nyamuk, manusia mendapatkan penghasilan dari pembuatan obat anti nyamuk dan pembuatan obat virus akibat nyamuk. Dan masih banyak keberkahan lainnya yang didapat oleh manusia dengan diciptakannya nyamuk oleh Allah.
Pemberian Allah kepada manusia sangat melimpah. Kalau saja Allah hentikan sedetik saja oksigen dari alam semesta ini maka manusia akan mati karenanya. Atau Allah tidak berikan vitamin pada cahaya matahari, manusia akan merasa lemas.
Allah telah perindah design fisik manusia. Allah berfirman, “Allah telah mempergabus rupamu.” “Allah telah menciptakan (manusia) dengan sebaik-baik ciptaan.”
Allah telah meletakkan otak di atas supaya manusia menghormati otaknya dengan menggunakannya untuk memikirkan dan memahami kebaikan. Oleh sebab itu ketika otaknya tidak digunakan untuk kebaikan, ada istilah “Otak jangan diletakkan di dengkul”. Semua yang Allah berikan harus dirasakan dan disadari, salah satu di antaranya Allah telah menciptakan manusia dengan bentuk yang indah. Untuk menumbuhkan kesadaran akan hal itu, sesekali boleh saja seorang mukmin nongkrong dekat monyet, bandingkan antara dirinya dan monyet mana yang lebih baik rupanya. Bandingkan rupanya dengan makhluk-makhluk Allah lainnya. Dengan begitu, seorang hamba akan tahu bahwa Allah itu Al-Majid, semua perbuatan-Nya melimpah dengan kebaikan.
 

''TERIMA KASIH ANDA SUDAH MELIHAT BLOG SAYA''

                      WASSALAM.WR.WB

al waduud

 assalamualaikum.wr.wb
Hasil gambar untuk kali grafi al waduud“Di antara kandungan makna nama Allah, Al-Waduud (Maha Mencintai dan dicintai hamba-hamba-Nya yang shaleh) adalah bahwa,
Dialah yang memberi taufik kepada hamba-hamba-Nya yang beriman kepada SEBAB-SEBAB yang memudahkan mereka untuk mencintai-Nya, bahkan menjadikan-Nya lebih mereka cintai dari segala sesuatu yang ada di dunia ini.
Syaikh ‘Abdurrahman as-Sa’di berkata :
“Karunia/kebaikan semua kembali kepada Allah, karena Dialah yang memudahkan segala sebab untuk menjadikan hamba-hamba-Nya cinta kepada-Nya, Dialah yang mengajak dan menarik hati mereka untuk mencintai-Nya.
Dialah yang mengajak hamba-hamba-Nya untuk mencintai-Nya dengan menyebutkan (dalam al-Qur’an) sifat-sifat-Nya yang Maha luas, agung, dan indah, yang ini semua akan menarik hati-hati yang suci dan jiwa-jiwa yang lurus.
Karena sesungguhnya hati dan jiwa yang bersih secara fitrah akan mencintai (sifat-sifat) kesempurnaan “”
Allah telah menunjukkan sebab-sebab dan cara-cara untuk mencintai Nya yang benar, sebagai konsekuensi dari makna Asmaul Husna Nya Al-Waduud.
Oleh karena itu cintailah Allah dengan sebab sebab, cara cara, dan pemahaman yang benar!
Jangan sampai kita tidak dicintai Allah dan bahkan justru dimurkai oleh Nya, karena kita menempuh cara dan sebab yang tidak dibenarkan syariat Allah dalam menggapai cinta Nya.
Berhati hati lah terhadap perangkap dan talbis iblis yang mengatasnamakan cinta. Sudah cukup banyak korbannya, bahkan hingga yang sampai bersikap “Kurang Ajar” terhadap Allah dengan mengatas namakan cinta.


''TERIMA KASIH ANDA SUDAH MELIHAT BLOG SAYA''

                      WASSALAM.WR.WB

al hakiim

 assalamualaikum.wr.wb
Hasil gambar untuk al hakimAl-Hakîm, salah satu nama Allah Azza wa Jalla yang sangat indah, namun jarang dihayati oleh kaum Muslimin. Itulah sebabnya, disamping tidak merasakan indahnya nama itu, juga banyak pelanggaran terhadap hukum Allah yang dilakukan oleh banyak kaum Muslimin, baik dalam konteks individual maupun sosial.
DALIL BAHWA AL-HAKIIM ADALAH NAMA ALLAH
Banyak dalil dari Al-Qur`ân Al-Karîm yang menunjukkan bahwa al-Hakîm merupakan salah satu nama Allah Azza wa Jalla . Di samping itu, banyak disebutkan secara bersamaan dengan nama Allah lainnya. Sebagai contoh, misalnya firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

Dan Dia-lah Allah Yang Hakîm (Maha Bijaksana) lagi Khobîr (Maha Mengetahui). [Saba`/34:1].
Berdasarkan ayat-ayat tersebut, para ulama menetapkan bahwa al-Hakîm merupakan salah satu nama Allah yang Husna (sangat indah). Di antaranya, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah (seorang ulama besar zaman ini yang telah wafat) dalam kitabnya, al-Qawa’id al-Mutsla fi Shifatillah wa Asma’ihi al-Husna.[1]
Juga Imam Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad bin Abi Bakr az-Zur’i ad-Dimasyqi (691-751 H). Dalam hal ini beliau membawakan firman Allah Azza wa Jalla :
''TERIMA KASIH ANDA SUDAH MELIHAT BLOG SAYA''

                      WASSALAM.WR.WB


al wasii

 assalamualaikum.wr.wb
Hasil gambar untuk kaligrafi al wasiiAl-Wasi’ adalah pecahan kata dari sa’ah (lapang). Kata sa’ah terkadang disandarkan kepada ilmu, luas informasinya terhadap segala sesuatu. Itu dari segi ilmu. Tapi terkadang disandarkan kepada perbuatan baik dengan membentangkan nikmat-nikmat, dan bagaimana ia ditakdirkan serta melalui jalan apa ia diturunkan. Karenanya Al-Wasi’ yang mutlak hanyalah Allah, yang Maha Luas ilmu-Nya dan Maha Luas kebaikan serta nikmat-Nya melalui cara takdir dan jalan yang Dia inginkan.
Hal seperti itu terkadang tidak terduga. Misalnya masalah ilmu. Seseorang kuliah di jurusan A, tapi ia justru mendapatkan ilmunya di jurusan B. Begitu juga masalah rizki, tidak semua orang punya ilmu banyak, tapi ia selalu mendapat rizki. Bahkan terkadang orang mendapatkan rizki dari jalur yang bukan profesinya. Sebut saja seorang dokter, terkadang ia mendapatkan rizki dari bisnis properti, bukan dari profesinya sebagai dokter. Jadi, bagaimana cara ditakdirkan dan melalui jalan apa rizki diberikan hanyalah Allah yang mengetahuinya karena ia Al-Wasi’ (Maha Luas). Karenanya tidak perlu susah-susah meminta cara mendapatkan rizki, cukup meminta rizki kepada Allah. Adapun cara dan jalannya diserahkan kepada Allah.
Bila dilihat dari segi luas ilmu-Nya, ilmu Allah luas dan tidak ada tepi. Bahkan bila air laut dijadikan tinta untuk menulis semua nikmat Allah maka tidak akan cukup untuk mencatatnya. Allah Maha Luas rahmat dan ilmu-Nya. Allah berfirman,
“Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula),” (Al-Kahfi: 109).
''TERIMA KASIH ANDA SUDAH MELIHAT BLOG SAYA''

                      WASSALAM.WR.WB

 

al mujiib

 assalamualaikum.wr.wb
Hasil gambar untuk al mujiibAl-Mujiib adalah satu nama Allah dalam Asma′ul Husna . Secara bahasa , berarti Allah Yang Maha Mengabulkan.
Al-Mujiib berasal dari akar kata ajaaba yang berarti "menjawab" dan "jawaban", yaitu membalas pembicaraan, pertanyaan, permintaan atau semacamnya. Beberapa ulama menyatakan bahwa bahwa kata Al-Mujiib , pada awalnya mengandung makna "memotong", dengan pengertian bahwa Allah memotong permintaan dengan pengabulan sebelum tuntasnya permintaan tersebut.

Dalam Alquran, kata Al-Mujiib hanya disebutkan satu kali, yaitu dalam QS Hud ayat 61 , dimana Allah berfirman, yang artinya ,” Dan kepada Samud (Kami utus) saudara mereka, Salih. Salih berkata ‘hai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya,karena itu mohonlah ampunan-Nya , kemudian bertobatlah kepada-Nya. SesungguhnyaTuhan-ku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya”.

Dan jamaknya, mujiibun, dalam QS Ash-Shaffat ayat 75, dimana Allah berfirman, yang artinya, “ Sesungguhnya Nuh telah memohon kepada Kami ; maka sesungguhnya sebaik-baik yang memperkenankan (adalah Kami),”.

AL MUJIIB ,Yang Maha Mengabulkan/Yang Maha Memperkenankan adalah Allah yang menjawab (menyambut) doa-doa hambanya yang memohon dengan membantunya, menjawab seruan mereka yang menyeru-Nya.
Sesungguhnya Allah mengetahui kebutuhan hambanya sebelum mereka memintanya. Allah telah mempersiapkan sumber-sumber untuk memenuhi kebutuhan hamba-Nya, dengan menciptakan makanan, dan dengan memberikan kemudahan berupa cara atau sebab dan sarana untuk memenuhi semua kebutuhan mereka


''TERIMA KASIH ANDA SUDAH MELIHAT BLOG SAYA''

                      WASSALAM.WR.WB
 

ar raqiib

 assalamualaikum.wr.wb
Hasil gambar untuk ar raqiib MAKNA AR-RAQIB SECARA BAHASA
Ibnu Fâris rahimahullah menjelaskan bahwa asal kata nama ini menunjukkan makna yang satu, yaitu berdiri (tegak) untuk mengawasi atau memperhatikan sesuatu [1]. Sedanglan al-Fairuz Abâdi rahimahullah dalam al-Qamuusnya menjelaskan bahwa nama ini secara bahasa berarti pengawas, penunggu dan penjaga [2]. Sementara itu, Ibnul Atsîr rahimahullah dan Ibnu Manzhûr rahimahullah menjelaskan bahwa nama Allah al-Raqîb berarti Maha Penjaga/Pengawas yang tidak ada sesuatu pun yang luput dari-Nya [3]. Demikian pemaparan para Ulama lughah (bahasa) tentang makna kata ar-raqiib melalui tinjauan bahasa.

PENJABARAN MAKNA NAMA ALLAH AL-RAQIB
Imam Ibnu Katsîr rahimahullah ketika menafsirkan ayat pertama di atas, beliau menjelaskan bahwa makna ar-Raqîb adalah zat yang maha mengawasi semua perbuatan dan keadaan manusia” [4]
.
Syaikh ‘Abdurrahmân as-Sa’di rahimahullah berkata: “Ar-Raqîb adalah zat yang maha memperhatikan dan mengawasi semua hamba-Nya ketika mereka bergerak(beraktifitas) maupun ketika mereka diam, (mengetahui) apa yang mereka sembunyikan maupun yang mereka tampakkan, dan (mengawasi) semua keadaan mereka” [5]

Di tempat lain beliau berkata, ar-Raqîb adalah zat yang maha mengawasi semua urusan (makhluk-Nya), maha mengetahui kesudahannya, dan maha mengatur semua urusan tersebut dengan sesempurna-sempurna aturan dan sebaik-sebaik ketentuan[6] “.
Maka makna ar-Raqîb secara lebih terperinci adalah Dzat Yang Maha memperhatikan (mengetahui) segala yang tersembunyi dalam dada (hati) manusia, yang Maha mengawasi apa yang diusahakan setiap diri manusia, Yang Maha memelihara semua makhluk dan mengatur mereka dengan sebaik-baik aturan dan penataan paling sempurna, yang Maha mengawasi semua yang terlihat dengan penglihatan-Nya, tidak ada sesuatu pun yang luput dari-Nya, yang Maha mengawasi semua yang terdengar dengan pendengaran-Nya yang meliputi segala sesuatu, yang Maha mengawasi (memperhatikan) semua makhluk dengan ilmu-Nya yang meliputi segala sesuatu [7] .

''TERIMA KASIH ANDA SUDAH MELIHAT BLOG SAYA''

                      WASSALAM.WR.WB
 

al kariim

assalamualaikum.wr.wb
Secara bahasa, al-karim mempunyai arti Yang Maha Mulia, Yang Maha Dermawan atau Yang Maha Pemurah. Secara istilah, al-karim diartikan bahwa allah SWT Yang Maha Mulia lagi Maha Pemurah yang memberi anugrah atau rezeki kepada semua makhluk-Nya. Dapat pula dimaknai sebagai Zat yang sangat banyak memiliki kebaikan, Maha Pemurah, Pemberi Nikmat dan Keutamaan, baik ketika diminta maupun tidak. Hal tersebut sesuai dengan firmanya :
Q.S al-infitar : 6 yg artinya
Artinya : “Hai manusia, Apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu yang Maha Pemurah?
Al Karim ialah Dzat yang banyak memberi dan berbuat baik tanpa diminta. Berbeda dengan As-Sakhiy (dermawan) yang suka memberi karena diminta. Atas dasar inilah, Allah memberikan nama-Nya dengan Al-Karim, bukan As-Sakhiy. Ada pendapat lain mengatakan, bahwa Al-Karim artinya ialah jika mampu membalas, ia justru memaafkan; jika berjanji, ia menepati; dan jika memberi, ia melebihi apa yang diharapkan, tidak peduli berapa banyak ia memberi dan kepada siapa ia memberi. Jika timbul kebutuhan kepada selainnya, ia tidak rela. Dia tidak menyia-nyiakan orang yang berlindung atau menyerahkan diri kepadanya, dan dicukupkannya orang itu dari perantara dan pembela lain. Tidak ada yang memiliki sifat-sifat ini selain Allah SWT. Nama ini memberi pengertian istimewa tentang Allah SWT Al-Karim bermaksud:

''TERIMA KASIH ANDA SUDAH MELIHAT BLOG SAYA''

                      WASSALAM.WR.WB